Ananta (56), seorang nelayan di Desa Anturan, Kabupaten Buleleng, Bali, berhasil mendapatkan omset Rp.400.000 per hari dari hasil tangkapan cumi-cumi. Setiap harinya, Ananta bisa mendapatkan cumi-cumi sebanyak 4 kg hingga paling banyak 10 kg. Harga jual cumi-cumi di pasaran saat ini berkisar antara Rp.30.000 hingga Rp.40.000 per kilogram.
Ananta mengaku sudah menjadi nelayan sejak usia 15 tahun. Ia memulainya dengan menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal nelayan milik orang lain. Setelah beberapa tahun, ia akhirnya memutuskan untuk membeli kapal sendiri dan menjadi nelayan mandiri.
Ananta mengatakan, hasil tangkapan cumi-cumi yang didapatkannya tergantung pada kondisi cuaca. Jika cuaca sedang bagus, ia bisa mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak.
"Kalau cuaca bagus, bisa dapat 10 kg. Kalau cuaca sedang buruk, paling banyak 4 kg," ucap Ananta .
Ananta menjual hasil tangkapannya ke pengepul di Desa Anturan. Pengepul kemudian menjualnya ke pasar tradisional atau restoran.
Ananta mengatakan, hasil tangkapan cumi-cumi yang didapatkannya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
"Alhamdulillah, hasil tangkapan cumi-cumi cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari" kata Ananta.
Ananta berharap, hasil tangkapan nelayan di Desa Anturan terus meningkat. Hal ini agar para nelayan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Komentar
Posting Komentar